Lukisan karya Andi Rika Apryanti, seorang pelajar perempuan berusia 13
tahun dari Indonesia, mengesankan para juri, sehingga terpilih menjadi
juara ketiga Lomba Lukis Anak Internasional UNEP (United Nations
Environment Programme) tingkat Asia Pasifik. Tahun ini, Lomba Lukis Anak
Internasional UNEP mengambil tema, "Keanekaragaman Hayati: Jalin
hubungan dengan alam". Seorang pelajar perempuan dari Thailand, Wigavee
Rattamanee tahun ini memenangkan juara pertama lomba di tingkat Asia
Pasifik. Beberapa peserta dari Thailand dan Cina meraih juara kedua,
sementara beberapa peserta dari Filipina, dan Malaysia juga meraih juara
ketiga.
Para pemenang regional Lomba Lukis Anak Internasional tentang Lingkungan
Hidup ke-19 diumumkan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2010.
Anak-anak berusia 6-14 tahun diundang untuk lebih berfokus pada bumi
kita yang indah dan penuh dengan berbagai bentuk kehidupan, serta
menunjukkan apa yang bisa kita lakukan untuk melindunginya lewat seni.
Lomba lukis tahun ini menarik 558.216 peserta dari 88 negara. Kompetisi
tahunan ini diselenggarakan oleh UNEP, Foundation for Global Peace and
Environment (FGPE) yang berbasis di Jepang, Bayer dan Nikon. Lomba lukis
ini telah diselenggarakan sejak tahun 1990 dan telah menerima lebih
dari satu juta lukisan dari anak-anak di lebih dari 100 negara.
Pemilihan pemenang dilakukan oleh dewan juri yang merupakan perwakilan
semua penyelenggara.
Juara pertama tingkat regional dipertandingkan di tingkat global, untuk
bersaing dengan para pemenang dari kawasan lainnya, yaitu Asia Barat,
Afrika, Amerika Latin dan Karibia, Eropa dan Amerika Utara. Tin Chi Ting
Coco yang berusia 14 tahun dari Hong Kong terpilih sebagai juara
pertama Lomba Lukis Anak Internasional ke-19 yang diumumkan pada 12
Agustus 2010.
Selain menerima hadiah berupa uang tunai, para pemenang regional dan
global, bersama dengan beberapa lukisan terpilih, akan ikut ditampilkan
dalam pameran di seluruh dunia. Lukisan-lukisan tersebut juga akan
ditampilkan di Internet dan akan digunakan dalam poster, kartu pos,
kalender, dan publikasi lainnya untuk meningkatkan kesadaran dan
tindakan dalam melestarikan keanekaragaman hayati. Anda bisa melihat
lukisan para pemenang
di sini.
sumber dari
ayomendidik